Pemasaran Online dengan Memanfaatkan Media Sosial
A. Pengertian Media Sosial
Media Sosial pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita. Bahkan, hampir semua orang memilikinya. Apa sih media sosial itu?
Menurut KBBI, media merupakan alat, alat (sarana) komunikasi, perantara, penghubung.
Sosial menurut KBBI merupakan berkenaan dengan masyarakat.
Sedangkan media sosial menurut wikipedia adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.
B. Perbedaan Website Biasa dengan Media Sosial
No
|
WEBSITE
|
MEDIA SOSIAL
|
1.
|
Sarana untuk berbagi informasi dengan pengunjung web tersebut
|
sarana komunikasi untuk berbagi dan berkomunikasi dengan teman media
|
2.
|
Sekumpulan halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama
terkoneksi dengan jaringan internet. |
Sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
|
C. Cara Membuat Media Sosial
1. Membuka situs Facebook, silahkan ketik Facebook.com di search engine.
2. Isi kolom yang sudah disediakan dengan data-data diri Anda, seperti:
· Nama Depan: Isi dengan nama depan Anda
· Nama Belakang: Isi dengan nama belakang Anda
· Email Anda: Isi dengan alamat email Anda
· Masukkan Ulang Email: Isi kembali dengan alamat email Anda
· Kata Sandi Baru: Isi dengan kata sandi atau password yang Anda inginkan. Sebaiknya buat password yang mudah diingat tapi masih cukup kuat.
3. Akan muncul halaman berikutnya dimana kita diminta untuk mengisi informasi tambahan. Langkah ini bisa kita lewati atau diisi belakangan dengan menekan tombol “Lewati langkah ini” lalu menekan tombol “Simpan dan lanjutkan”. Lihat gambar di bawah ini
4. Buka email yang Anda gunakan untuk mendaftar di Facebook, lalu cari email dari Facebook. Buka email tersebut dan klik tombol yang bertuliskan “Konfirmasi Akun Anda”, nanti akan muncul halaman Facebook Anda yang baru. Sampai pada langkah ini Anda sudah berhasil mendaftar di Facebook dan sudah memiliki akun Facebook yang baru.
1. Unduh aplikasi Instagram dari App Store (iPhone) atau Google Play Store (Android).
2. Setelah aplikasi terinstal, ketuk untuk membukanya.
3. Ketuk Daftar dengan Email atau Nomor Telepon (Android) atau Buat Akun Baru (iPhone), lalu masukkan alamat email atau nomor telepon (yang akan memerlukan kode konfirmasi), lalu ketuk Berikutnya. Anda juga bisa mengetuk Login dengan Facebook untuk mendaftar menggunakan akun Facebook.
4. Jika Anda mendaftar dengan alamat email atau nomor telepon, buat nama pengguna dan kata sandi, lengkapi info profil Anda, lalu ketuk Berikutnya. Jika Anda mendaftar menggunakan Facebook, Anda akan diminta untuk login ke akun Facebook apabila Anda telah logout.
D. Macam Macam Pemasaran Media Sosial
Pemasaran melalui media sosial adalah sebuah proses pemasaran yang dilakukan melalui pihak ketiga yaitu website berbasis media sosial. Saat ini sudah banyak media sosial yang dapat digunakan untuk pemasaran atau promosi sebuah produk atau jasa. Media sosial yang sering digunakan untuk pemasaran atau promosi di antaranya Facebook, Instagram, Twitter dan Linkedln. Melalui media ini perusahaan atau brand bisa melakukan promosi yang terstruktur dan tepat sasaran. Pemasaran dengan media sosial tidak selalu berhubungan dengan jual-beli secara langsung. Dalam pemasaran ini, Anda bisa memasarkan konten dalam bentuk postingan di web, gambar atau video.
Konten yang dipasarkan melalui media sosial ini berhubungan dengan produk yang akan dijual. Selain memasarkan konten, teknik pemasaran modern ini juga digunakan untuk memasarkan merek. Maksud memasarkan merek di sini adalah mengenalkan merek secara umum ke masyarakat secara menyeluruh atau yang sering disebut dengan brand awareness. Dengan mengenalkan merek dan memberi impresi yang baik, maka rasa percaya masyarakat akan meningkat dan bisa meningkatkan konversi promosi ke penjualan.
a) Facebook
b) Instagram
c) Twitter
E. Viral Marketing
1. Pengertian Viral Marketing
Menurut Wikipedia, Pemasaran Viral (bahasa Inggris; Viral Marketing) adalah strategi dan proses penyebaran pesan elektronik yang menjadi saluran untuk mengkomunikasikan informasi suatu produk kepada masyarakat secara meluas dan berkembang.
Pemasaran Viral berkembang melalui jaringan internet, yang menduplikasikan dirinya menjadi semakin banyak, seperti kerja sebuah virus komputer. Pemasaran Viral memerlukan koneksi jaringan Internet dalam penggunaannya.
Profesor Andreas Kaplan dan Michael Haenlein menyatakan bahwa untuk suksesnya sebuah pemasaran viral harus memenuhi 3 kriteria sebagai berikut:
1. Media dan orang yang bertindak untuk menyampaikan pesan yang sedang dikampanyekan. Orang ini harus mempunyai jaringan sosial yang cukup luas dan dipercaya dan media yang gampang diakses oleh semua orang.
2. Pesan atau ajakan yang akan dikampanyekan yang mudah diingat dan menggugah orang untuk mengikutinya.
3. Lingkungan yang mendukung dan waktu yang tepat untuk melancarkan program viral marketing.
Pemasaran Viral menyebarkan informasi dengan cara memanfaatkan database pengguna Internet yang telah terdaftar dan digunakan secara massal. Contoh yang dapat diambil adalah situs web surat elektronik gratis seperti Yahoo!, Hotmail, dan Google Mail, yang selain memberikan pelayanan email gratis, juga memberikan berbagai penawaran produk bersamaan dengan layanan email tersebut.
Contoh lainnya adalah penyebaran informasi / pemasaran viral melalui penyebaran e-book gratis, akan tetapi menyelipkan beberapa link bisnis di dalamnya.
Pemasaran viral adalah suatu bentuk strategi pemasaran modern yang menjanjikan ketenaran produk yang dipasarkan, dengan melihat tingginya animo masyarakat yang selalu terhubung koneksi internet untuk mengakses fitur-fitur gratis (yang sebenarnya telah diselipkan berbagai macam link yang menjadi terapan dari pemasaran viral). Ide kreatif sangat diperlukan dalam jenis pemasaran ini karena masyarakat pengguna internet cukup kritis dalam memilah informasi mana yang murni sebagai informasi dan mana yang merupakan strategi bisnis.
Viral marketing merupakan teknik pemasaran yang memanfaatkan jaringan sosial, baik itu melalui dunia maya maupun offline yang bertujuan untuk bisa menyampaikan pesan dan iklan kepada konsumen di pasaran. Jika dapat didefinisikan secara simple, maka viral marketing dapat dikatakan sebagai sebuah bentuk proses pemasaran yang dapat dilakukan secara online ataupun offline terkait produk/jasa yang Anda miliki kepada konsumen.
Metode pemasaran ini akan dilakukan pihak penyedia barang/jasa yang mana akan disampaikan melalui informasi entah itu website, video, koran, ebook, dan lainnya. Viral marketing juga masuk ke dalam bagian strategi pemasaran portofolio. Jika disederhanakan lagi, viral marketing dalam bentuk offline dapat berupa penyampaian informasi dari mulut ke mulut. Sedangkan jika melalui online dapat menggunakan media sosial yang saat ini sedang trend di masyarakat.
2. Cara Menerapkan Viral Marketing dalam Bisnis
1. Cari Sesuatu yang Dapat Menjadi Trend dan Booming
Jika Anda menginginkan strategi viral marketing dalam bisnis, maka anda harus pintar-pintar mencari sesuatu yang nantinya dapat trend dan viral di masyarakat. Dalam hal ini yang berperan penting adalah timing. Saat seseorang mengetahui dan mempelajari sesuatu ide, mungkin akan terasa biasa saja saat pertama kali mencari informasi yang terkait tentang ide tersebut.
Namun semakin menarik ide dan topik, maka tentunya akan semakin tinggi nilainya dalam mesin pencarian. Dan hal tersebut sangat normal terjadi. Sehingga penting bagi Anda untuk mengetahui tren-tren terkini ataupun sesuatu yang nantinya dapat menjadi viral di masyarakat.
2. Menjual Produk yang Sedang Viral
Tidak ada salahnya jika Anda mengadopsi produk-produk yang saat ini sedang viral ke dalam bisnis Anda. Karena sifatnya yang musiman, maka jangan terlalu mengharapkan jika penjualan dapat berjalan jangka panjang. Seiring dengan berjalannya waktu, tentu saja trend tersebut nantinya akan digantikan dengan trend yang baru.
Apalagi perkembangan internet yang semakin cepat saat ini, akan membuat pergeseran trend juga semakin cepat. Sehingga jangan terlalu memfokuskan diri pada produk-produk yang viral saat itu saja. Peka pada perkembangan trend terbaru dan selalu bersiaga jika terdapat produk viral baru yang ada di masyarakat. Dan kemudian anda bisa mengadopsinya ke dalam bisnis yang Anda jalankan.
3. Cobalah Melakukan Penjualan Offline Melalui Trend Online
Jika Anda memiliki lapak offline yang digunakan untuk berjualan, mengapa tidak mencoba untuk memanfaatkan trend online yang saat ini memang sedang naik daun. Anda bisa mencoba menjual produk-produk anda melalui online dan offline. Hal ini tentunya akan mendatangkan keuntungan yang berkali lipat.
4. Lakukan Kreasi Dengan Konten yang Berkaitan Dengan Trend
Konten adalah segalanya dalam bisnis, baik itu yang dapat menarik perhatian maupun hingga mengubah niat pengunjung menjadi konsumen tetap. Konten menjadi hal yang paling mudah digunakan untuk menarik perhatian konsumen di pasaran dikarenakan konten dapat diakses oleh siapapun. Sehingga buatlah konten yang semenarik dan sekreatif mungkin yang memang berkaitan dengan tren-tren terbaru.
3. Fungsi Viral Marketing
Fungsi dari viral marketing antara lain :
1. Meningkatkan jumlah pengunjung
2. Keuntungan yang diperoleh perusahaan lebih banyak/tinggi
3. Keuntungannya dapat diperoleh dengan cepat
4. Menambah Kreativitas pelaku viral marketing
5. Jangkauan wilayahnya luas
6. Memudahkan dalam mempromosikan produk
4. Faktor Pendukung Viral Marketing
Faktor faktor pendukung viral marketing antara lain :
a) Media Online
Media online dapat memikat calon pelanggan dalam waktu yang singkat sehingga efektif digunakan dan hemat biaya.
b) Email, Link, atau Media dari Mulut ke Mulut ( WOM )
Email, link, atau WOM dapat digunakan sesuai dengan model viral yang sedang dijalani. Jika bergerak di dunia offline, dapat menggunakan WOM, jika bergerak di dunia online, dapat menggunakan email/tautan link.
c) Insentif/Reward
Insentif perlu dilakukan karena dapat memacu dan menjadi daya tarik bagi pelaku viral marketing. Pada banyak kesempatan, aplikasi pemberian insentif/reward membuat penjualan meningkat.
d) Group/ Komunitas Online
Group dapat digunakan untuk memperluas dan mempercepat penyebaran informasi. Cukup dengan menjadi member dari grup atau komunitas, kemudian tawarkan produk dengan cara yang menarik. Biasanya menggunakan media gambar dan tulisan yang menarik.
5. Kelebihan Viral Marketing
· Kelebihan utama viral marketing berdasarkan Richardson (10) :
Internet sudah menyatukan jutaan orang didunia cukup spesialuntuk dengan menekan tombol.
Internet sudah menyatukan jutaan orang didunia cukup spesialuntuk dengan menekan tombol.
· Cepatnya penyebaran warta melalui internet tidak bisa dibandingkan dengan masukana warta lainnya. Pengaruh eksponen internet sangat unik. Hanya dalam hitungan detik,
sebuah pesan bisa dibaca oleh banyak orang di seluruh dunia.
sebuah pesan bisa dibaca oleh banyak orang di seluruh dunia.
· Kekuatan viral marketing membuat biaya yang dikeluarkan untuk membuatkan warta itu sangat kecil. Misalnya Hotmail yang spesialuntuk mengandalkan modal sebesar $500.000 bisa menarikdanunik lebih dari 10 juta pengguna alamat hotmail dalam satu tahun. Setiap pengguna spesialuntuk menyisihkan uang dibawah 5 sen.
· Viral marketing mempunyai kekerabatan dengan brand yang sudah terkenal, penerapan website dan kesetian pelanggan. Hal ini disebabkan oleh proses referal yang terdapat pada kekerabatan yang berlandaskan atas rasa percaya.
· Viral marketing mempersembahkan dapat dipercaya instan pada perusahaan atau produk dan pengguna jasa marketing yang paling ramah melalui pengiriman pesan.
· Viral marketing bisa diukur, memberikan peluang pada marketer untuk melacak dan menganalisa keefektifan kampanye yang sudah dilakukan.
6. Media Viral Marketing
Hal pertama yang paling penting adalah media. Nantinya media akan bertindak sebagai penyampai pesan. Sebaiknya menggunakan media yang memiliki jaringan kuat dan luas, sehingga dapat dengan mudah ditemukan oleh semua orang. Berikut ini adalah media yang paling sering digunakan untuk viral marketing :
1. E-book
E-book merupakan salah satu media digital yang bisa digunakan untuk mempromosikan produk atau layanan tertentu. Biasanya e-book dibuat sendiri oleh perusahaan yang ingin mempromosikan bisnisnya. Menggunakan e-book buatan sendiri juga membuat kredibilitas bisnis Anda terlihat semakin baik dimata konsumen atau pun publik.
2. Video
Satu lagi media yang cukup efektif digunakan dalam viral marketing. Penggunakaan video dinilai lebih mudah dipahami dibandingkan dengan jenis media dan format digital lainnya karena video memiliki unsur visual dan audio.
3. Gambar
Gambar juga merupakan salah satu media viral marketing yang paling sering digunakan, Berbagi gambar saat ini merupakan hal yang lumrah. Apalagi hal ini didukung pula oleh banyaknya media sosial yang megusung konsep berbagi gambar. Agar konten gambar menjadi viral dikalangan masyarakat, berikan bumbu-bumbu humor yang menarik dan ajak mereka untuk berbagi gambar tersebut.
4. Email
Penggunaan email sebagai media viral marketing agar tetap bisa terkoneksi dengan konsumen. Konsumen juga akan mendapatkan keuntungan yaitu mendapatkan informasi secara periodik tentang produk-produk dan promo manarik untuk mereka.
5. Media Sosial
Sudah bukan hal tabu lagi jika media sosial menjadi salah satu media yang paling efektif untuk pemasaran. Pengguna media sosial pun sangat banyak dan bertambah setiap harinya. Sudah banyak bisnis diluaran sana yang menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar